komponen instalasi penerangan 3 fasa
Prosedurpemasangan komponen instalasi penerangan listrik 3 fasa adalah merupakan materi pelajaran Instalasi Penerangan Listrik untuk kelas XII SMK Teknik In
Bolehkahpanel instalasi tenaga dan instalasi penerangan menjadi satu, mengapa? 4. Jelaskan ketentuan menurut PUIL tentang panel listrik! 5. Sebutkan komponen pada panel distribusi listrik! Pasang/hubungkan komponen MCB 1 fasa & MCB 3 fasa sesuai dengan rangkaian Lampu indikator dipakai sebagai tanda jika kontaktor ddalam kondinasi ON
PengasutanMotor Induksi Tiga Phasa Pada Pengembangan Instalasi Tenaga dan Instalasi Penerangan Di Bengkel Listrik. POLITEKNOLOGI No. 2 MEI, 14(2). Mereduksi Kedip Tegangan Akibat Pengasutan Motor
KegiatanBelajar 2 : Kelistrikan 3. Kegiatan Belajar 3 : Komponen Instalasi Listrik Penerangan 4. Kegiatan Belajar 4 : Merencanakan Instalasi Listrik Penerangan 5. Kegiatan Belajar 5 : Membuat Diagram Kerja Instalasi Listrik Penerangan 6. untuk gedung-gedung besar, 3 fasa, 4 kawat (dengan hantaran di atas tanah atau juga dengan kabelkabel
Fasa2/L2/S, warna kuning; Fasa 3/L3/T, warna hitam; Netral/N, warna biru; Hantaran Pentanahan (PE), warna hijau, kuning. Instalasi pada peralatan listrik; Komponen-komponen untuk Instalasi Penerangan Bangunan 2 Komentar | Okt 12, 2017. About The Author. Dewa De.
Site De Rencontre Mariage En France. INSTALASI PENERANGAN 3 FASA BANGUNAN GEDUNGA. PANEL DISTRIBUSI LISTRIKUntuk mengalirkan energi listrik dari pusat atau gardu I nduk stepdown ke beban listik konsumenharus melewati pane daya dan panel distribusi listrik. Panel daya adalah tempat untuk menyalurkandan mendstribusika energi listrik dari gardu listrik step down ke panel-panel distribusinya. Sedangkanpael distribusi daya adalah tempat menyalurkan dan mendistribusikan energi listrik dari panel dayake beban konsumen baik untuk instalasi tenaga meupun untuk instalasi penerangan. Perhatikangambar diagram satu garis pael daya dan panel distribusi listrik di bawah diagram satu garis panel daya dan panel distribusi daya listrikPanel daya maupun panel distribusi daya merupakan keharusan, hal tersebut akan memudahkan 1. Pembagian energi listrik secara merata dan tepat2. Pengamanan instalasi dan pemakaian listrik3. Pemeriksaan, perbaikan atau pemeliharaanUntuk itu di dalam pembuatan panel harus diperhatikan hal-hal yang penting agar1. Mudah dilayani dan aman2. Dipasang pada tempat yang mudah dicapai3. Di depan panel ruangannya harus bebas4. Panel tidak boleh ditempatkan di posisi yang lembabPerlu diketahui juga dalam pemasangan instalasi panel distribusi listrik harus memperhatikan sesuaidengan PUIL1. Semua penghantar/kabel harus disusun rapi2. Semua komponen harus dipasang rapi3. Semua bagian yang bertegangan harus dilindungi4. Semua komponen terpasang dengan kuat5. Jika terjadi gangguan tidak akan meluas6. Mudah diperluas/dikembangkan jika diperlukan7. Mempunyai keandalaan yang KONSTRUKSI Ada beberapa komponen yang dipasang pada panel distribusi listrik antara lain saklarutama/pemisah, pembatas arus Miniatur Circuit Breaker MCB, Earth Leak Circuit Breaker ELCB,terminal, Rel Omega, dan busbar. Pada sisi luar bagian pintu panel dipasang lampu indikator dan`alat ukur berupa ampere meter dan volt meter. Adapun pada rangkaian diluar panel merupakankomponen instalasi penerangan berupa saklar, kotak kontak, lampu, kotak hubung bagi, pipa pvc,lampu dan beban lainnya. Pada gedung yang mempunyai berapa ruang dan melayani beban listrik penerangan, yangberupa lampu-lampu sebuah bangunan gedung, instalasi penerangan 3 fasa bangunan gedung panel instalasipeneranganC. PERSYARATAN UMUM INSTALASI LISTRIKPerencanaan Instalasi ListrikSumber PUIL 2000 halaman Persyaratan umum Ketentuan umum Rancangan instalasi listrik harus memenuhi ketentuan PUIL ini dan peraturan lain yang tersebut dalam Rancangan instalasi listrik harus berdasarkan persyaratan dasar yang ditentukan dalam BAB 2 terutama dan memperhitungkan serta memenuhi proteksi untuk keselamatan yang ditentukan dalam BAB Sebelum merancang suatu instalasi listrik harus dilakukan penilaian assessment dan survai lokasi. CATATAN Metode penilaian dan hal-hal yang disurvai dijelaskan dalam IEC Rancangan instalasi listrik ialah berkas gambar rancangan dan uraian teknik, yang digunakan sebagai pedoman untuk melaksanakan pemasangan suatu instalasi Rancangan instalasi listrik harus dibuat dengan jelas, serta mudah dibaca dan dipahami oleh para teknisi listrik. Untuk itu harus diikuti ketentuan dan standar yang Rancanganinstalasi listrik terdiri dari a Gambar situasi, yang menunjukkan dengan jelas letak gedung atau bangunan tempat instalasi tersebut akan dipasang dan rancangan penyambungannya dengan sumber tenaga listrik. b Gambar instalasi yang meliputi 1 Rancangan tata letak yang menunjukkan dengan jelas letak perlengkapan listrik beserta sarana kendalinya pelayanannya, seperti titik lampu, kotak kontak, sakelar, motor listrik, PHB dan lain-lain. 2 Rancangan hubungan perlengkapan listrik dengan gawai pengendalinya sepertihubungan lampu dengan sakelarnya, motor dengan pengasutnya, dan dengan gawai pengatur kecepatannya, yang merupakan bagian dari sirkit akhir atau cabang sirkit akhir. 3 Gambar hubungan antara bagian sirkit akhir tersebut dalam butir b dan PHB yang bersangkutan, ataupun pemberian tanda dan keterangan yang jelas mengenai hubungan tersebut. 4 Tanda ataupun keterangan yang jelas mengenai setiap perlengkapan listrik. c Diagram garis tunggal, yang meliputi 1 Diagram PHB lengkap dengan keterangan mengenai ukuran dan besaran pengenal komponennya; 2 Keterangan mengenai jenis dan besar beban yang terpasang dan pembagiannya; 3 Sistem pembumian dengan mengacu kepada \ 4 Ukuran dan jenis penghantar yang dipakai. d Gambar rinciyang meliputi 1 Perkiraan ukuran fisik PHB;2 Cara pemasangan perlengkapan listrik; 3 Cara pemasangan kabel; 4 Cara kerja instalasi kendali. CATATAN Gambar rinci dapat juga diganti dan atau dilengkapi dengan keterangan atau uraian. e Perhitungan teknis bila dianggap perlu, yang meliputi antara lain 1 Susut tegangan; 2 Perbaikan faktor daya; 3 Beban terpasang dan kebutuhan maksimum; 4 Arus hubung pendek dan daya hubung pendek; 5 Tingkat penerangan. f Tabel bahan instalasi, yang meliputi 1 Jumlah dan jenis kabel, penghantar dan perlengkapan; 2 Jumlah dan jenis perlengkapan bantu; 3 Jumlah dan jenis PHB; 4 Jumlah dan jenis luminer lampu. g Uraian teknis, yang meliputi 1 Ketentuan tentang sistem proteksidengan mengacu kepada 2 Ketentuan teknis perlengkapan listrik yang dipasang dan cara pemasangannya; 3 Cara pengujian; 4 Jadwal waktu pelaksanaan. h Perkiraan biayaD. BAHAN KERJA1. Fitting Lampu E27Fiting termasuk bahan jadi dan merupakan alat yang berfungsi sebagai pemegangatau tempat bola lampu sejenis Edison dan jenis bayonet harus dipasang dengan bagiantengah hantaran fasa, sedangkan kontak luar ulir dari fitting dihubungkan padahantaran netral. Pasal 206 B2 PUIL bagian luar fiting lampu yang dipasang dalam ruang berdebu, lembab,sangat panas,berisi bahan mudah terbakar, atau mengandung bahan korosi, harusterbuat dari bahan porselin atau bahan isolasi lain yang sederajat. Terlepas darikeadaan ruang seperti disebutkan di atas, bagian luar fiting lampu yangbertegangan lebih dari 300 V ke bumi, harus selalu terbuat dari bahan porselin ataubahan isolasi lain yang sederajat. PUIL 2000 hal 168Bagian luar dari fitting lampu harus dibuat dari bahan porselin, atau bahan isolasilain yang sederajat. pasal 856 A4 PUIL 77.2. SakelarSakelar ialah sebuah perangkat yang digunakan untuk memutuskan jaringan listrik,atau untuk menghubungkannya3. Kotak Kontak atau StopkontakMenurut PUIL 2000 halaman 10 dan 11, kotak kontak ialah susunan gawai pemberidan penerima arus yang dapat dipindah-pindahkan, untuk menghubungkan danmemutuskan saluran ke dan dari bagian instalasi. Kontak tusuk meliputi a kotak kontak –bagian kontak tusuk yang merupakan gawai pemberi arus;b tusuk kontak –bagian kontak tusuk yang merupakan gawai penerima arusKotak Kontak Biasa KKBkotak kontak yang dipasang untuk digunakan sewaktu-waktu tidak secara tetapbagi peranti listrik jenis apa pun yang memerlukannya, asalkan penggunaannyatidak melebihi batas Kontak Khusus KKKkotak kontak yang dipasang khusus untuk digunakan secara tetap bagi suatu jenisperanti listrik tertentu yang diketahui daya maupun beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan dalam pemasangan /menempatkan kotak kontak, antara lainTusuk kontak harus dirancang sedemikian rupa sehingga ketika dihubungkan tidakmungkin terjadi sentuhan tak sengaja dengan bagian aktif. PUIL 2000 hal175Tusuk kontak harus terbuat dari bahan yang tidak mudah terbakar, tahan lembabdan secara mekanik cukup kuat. PUIL 2000 hal 175Tusuk kontak yang tidak terlindung tidak boleh dibuat dari bahan yang mudahpecah. PUIL 2000 hal 175Sebagai pengecualian dari di atas, tusuk kontak untuk kuat arus 16A kebawah pada tegangan rumah, boleh terbuat dari bahan isolasi yang tahan terhadaparus rambat. PUIL 2000 hal 175Sambungan antara tusuk kontak dan kabel fleksibel harus baik untuk menghindarikerusakan mekanis. PUIL 2000 hal 175 simbol diagram simbol diagram pengawatan4. fuseMenurut PUIL 2000 halaman 6, Fuse/Pengaman Lebur ialah bagian dari pengamanlebur yang dirancang agar lebur bila pengaman lebur PUIL 2000 halaman 12, pengaman lebur sekering ialah gawaipenyakelaran dengan peleburan satu komponen atau lebih yang dirancang khususdan sebanding, yang membuka sirkit tempat pengaman lebur disisipkan danmemutus arus bila arus tersebut melebihi nilai yang ditentukan dalam waktu yangsesuai. Pengaman lebur meliputi semua bagian yang membentuk gawaipenyakelaran yang utuh fuse .Fuse atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Sekering adalah komponen yangberfungsi sebagai pengaman dalam Rangkaian Elektronika maupun perangkatlistrik. Fuse Sekering pada dasarnya terdiri dari sebuah kawat halus pendek yangakan meleleh dan terputus jika dialiri oleh Arus Listrik yang berlebihan ataupunterjadinya hubungan arus pendek short circuit dalam sebuah peralatan listrik /Elektronika. Dengan putusnya Fuse sekering tersebut, Arus listrik yangberlebihan tersebut tidak dapat masuk ke dalam Rangkaian Elektronika sehinggatidak merusak komponen terdapat dalam rangkaian Elektronika yang Sekering terdiri dari 2 Terminal dan biasanya dipasang secara Seri denganRangkaian Elektronika / Listrik yang akan dilindunginya sehingga apabila FuseSekering tersebut terputus maka akan terjadi “Open Circuit” yang memutuskanhubungan aliran listrik agar arus listrik tidak dapat mengalir masuk ke dalamRangkaian yang dilindunginya. simbol diagram satu garis weiring diagram5. Kabel NYAKabel NYA adalah kabel yang mempunyai isolasi berupa PVC, dengan intitembaga tunggal yang pejal. Kabel NYA banyak digunakan dalam instalasi listrikperumahan, yang merupakan kabel udara dengan karakteristik tidak tahan terhadappanas. Untuk itu, pemasangan kabel NYA harus dilindungi oleh pipa PVC ataupipa aluminium untuk mencegah terjadinya kerusakan fisik seperti keratin tikus,terbakar, rumah tanpa selubung berisolasi PVC yaitu NYA, NYAF dan berisolasikaret NGA, tidak boleh dipasang di dalam atau pada kayu, dan tidak boleh pulalangsung pada, di dalam, atau di bawah plasteran. PUIL 2000 rumah berisolasi karet NGA dan berisolasi PVC NYA harus dipasangdidalam pipa instalasi; jika tidak, maka harus ditempuh cara-cara tersebut PUIL 2000 Kabel NYYHYNama kabel Kabel termoplastik sedang berselubung termoplastikTegangan nominal antara penghantar 600-1000 VJumlah inti 2 sampai dengan 7Menurut PUIL halaman 281, kabel ini hanya cocok dalam ruang kering untukperalatan listrik domestic, juga dalam ruang lembab sementara. Dengan tekananmekanik sedang, misalnya untuk mesin cuci, lemari es, dsb. NYYHY biasanyaberwarna hitam. Kabel-kabel ini berinti lebih dari 1 kabel. Biasanya digunakanuntuk instalasi didalam rumah yang tidak permanen, karena sifatnya fleksible dantidak mudah Lampu PijarLampu pijar yang digunakan dalam praktikum bengkel listrik yaitu lampu Philip40W/ PUIL 2000 halaman 171, Lampu untuk penggunaan umum pada sirkitpenerangan tidak boleh dilengkapi dengan pangkal Edison E27 jika dayanya lebihdari 300 W, juga tidak boleh dilengkapi dengan pangkal Goliath E40 jika dayanyamelebihi 1500 W. Di atas 1500 W hanya boleh digunakan pangkal lampu ataugawai lampu yang pijar adalah sumber cahaya buatan yang dihasilkan melalui penyaluran aruslistrik melalui filamen yang kemudian memanas dan menghasilkan cahaya. simbol lampu pujar8. Alat Pengukur dan Pembatas APPBerikut ini ketentuan mengenai pemasangan APPDi APP terdapat meter energi,terminal netral, dan pembatas arus MCB yangkemampuannya harus sesuai dengan paket daya pelanggan yang jenis penghantar yang disambung berbeda, maka harus digunakan energi yang dipasang pada APP harus sudah ditera oleh instansi yangberwenang. Kotak APP harus dalam keadaan tersegel selama APP harus tersedia juga terminal untuk pembumian BKT karena umumnyakotak APP terbuat dari logamAPP harus dipasang dengan baik ditempat yang mudah dilihat dan dicapai untukkepentingan pencatatan rutin energi terpakai dan pemeriksaan umumnya dengantinggi 1,80 meter. kwh meter 3 fasaBagian-bagian kwh meter dan Badan body terdiri dari Bagian atasBagian bawahb. Kumparan arus terdiri dari Pada kwh metter 1 fasa kumparan arus 1 setPada kwh metter 3 pasa 3 kawat kumparan arus 2 kwh metter 3 pasa 4 kawat kumparan arus 3 kumparan arus dilengkapi dengan kawat tahanan atau lempengan besi yangberfungsi sebagai pengatur cosines phi faktor kerjaKumparan tegangan terdiri dari Pada kwh 1 phasac. PiringanPiringan kwh meter ditempatkan dengan 2 buah bantalan atas dan bawah yangdigunakan agar piringan kwh meter dapat berputar dengan mendapat gesekansekecil Circuit breaker MCBSeperti yang dijelaskan sebelumnya, MCB inilah komponen yang bertugasmemutus aliran listrik bila terjadi pemakaian daya yang berlebihan oleh konsumenatau bila terjadi gangguan hubungan singkat dari suatuperalatan listrik rumah. Saatmelakukan perbaikan instalasi listrik rumah, komponen ini sebaiknya dimatikane. Meter listriksebagai penunjuk besarnya daya listrik yang telah digunakan pelanggan. Satuannyadalam kwh kilowatt hour. Indikatornya terlihat dari angka-angka yang PLN yang rutin berkunjung tiap bulan selalu mencatat angka-angka ini. .f. Spin controlmerupakan sebuah komponen yang bekerja dengan berputar bila terjadi pemakaiandaya listrik. Semakin besar daya yang digunakan maka perputaran akan semakincepat. Besarnya daya pemakaian akan dicatat oleh “meter listrik” dan bilakelebihan akan dibatasi oleh MCBg. Pengaman listrik sekring atau panel hubung bagifungsi utamanya adalah mengamankan instalasi bila masalah seperti hubungpendek diperalatan listrik dengan cara memutuskan arus Spesikasi kwh metermerek nama perusahaan yang membuat kwh metertype, jenis, model identitas meter oleh pabriktahun tahun pembuatan kwh meternomor nomor seri dari pabriktegangan nominal kumparan missal 3 x 230/400Varus nominal kumparan magnet arus misal 520Aarus nominal = 5A dengan batas kesalahan terkecilkumparan sanggup dialuri arus 20A dengan kesalahan masih batas yang diijinkanclass angka/kategori yang menentukan ketelitian keh meter limit errorfrekuensi frekuensi nominal dari kumparan tegangan Hztanda panah arah putaran piringan kwh meter yang benarconstata meter besaran pada kwh meter yang menyatakan hubungan antara hasilputaran dengan energy yang terpakai disimbol C dalam satuan revulsi/kw9. Proses pemasanganBerikut langkah-langkah pemasangan instalasi penerangan 3 fasa in plaster1. Menyiapkan gambar kerja pada kertas mengenai rancangan instalasi penerangan 3 fasa yang akan dipasanga. Diagram Kerjab. Diagram Lokasic. Diagram Pengawatand. Diagram Pengawatan Panele. Diagram Pengawatan APP 3 fasa2. Mendata dan menyiapkan komponen yang dibutuhkan Bill of Quantity.3. Menyiapkan bahan-bahan yang akan digunakan4. Memakai dan memperhatikan Alat Pelindung Diri APD sebelum memulaipekerjaan5. Memasukkan kabel ke dalam pipa sesuai dengan yang telah di desain dan janganlupa untuk menandai kabel tersebut agar suatu saat tidak bingung memasangkomponen yang telah dipersiapkan6. Merencanakan dan membuat Lakukan pemasangan komponen pada panel. Usahakan tata letak komponenserapi mungkin sesuai dengan “Layout Panel”, hal ini bertujuan agar ketika terjadikerusakan dapat diperbaiki dengan mudah pengecekan/maintenance.b. Lakukan penyambungan pada komponen sesuai dengan Wiring Diagram yang perlu diperhatikan adalah, pada tiap pemasangan sumber harus melaluiline up terminal. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kerusakan pada komponen Setelah pengawatan pada panel selesai, maka panel siap untuk dipasang dandihubungkan dengan beban. Ujung-ujung kabel yang terhubung pada beban,langsung disambungkan pada masing-masing pengaman yang telah ditentukansebelumnya. Setelah semua tersambung dengan rapi, maka instalasi siap untuk diuji7. Melaksanakan commissioning dalam keadaan tidak bertegangan meliputiPemeriksaan Kontinuitas dan Pemeriksaan Tahanan Isolasi8. Pemasangan APP 3 commissioning dalam keadaan bertegangan tanpa beban meliputiPemeriksaan Urutan Fasa dan Pemeriksaan Nominal Penyambungan kWh-meter dengan sumber tegangan menggunakan Memasang Lampu dan Heater sebagai beban untuk membuktikan pemasanganinstalasi benar-benar Melaksanakan commissioning dalam keadaan bertegangan dan berbeban yangmeliputi Uji Nominal Tegangan, Uji Arus, dan Uji BebanDaftar Pustaka[1] M. Kharis, Memelihara Panel Listrik. Departemen Pendidikan Nasional,2005.[2] laporan penerangan 3 fasa’, Scribd. [Online].Available 07-Oct-2018].[3] Djoko Laras Jobsheet Praktek Instalasi Listrik Industri. JurusanPendidikan Teknik Elektro FT UNY, 2013.[4] R. F. Dziuba, D. G. Jarrett, L. L. Scott, and A. J. Secula, Fabrication ofHigh-Value Standard Resistors’, IEEE Transactions on Instrumentation andMeasurement, vol. 48, no. 2, Jan. 1999.
Adapun materi produktif yang dipelajari Dasar -Dasar Teknik Listrik dan Elektronika Pemasangan dan Pemeliharaan Instalasi Listrik Pelayanan Pemeliharaan Peralatan Penunjang Perakitan dan Pengoperasian Sistem Kendali Pemeliharaan dan Perbaikan Mesin Listrik Pemeliharaan dan Perbaikan Peralatan Listrik Rumah Tangga Deskripsi Jurusan TIPTL Tujuan Program Keahlian Teknik Pemanfaatan Energi secara umum mengacu pada isi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional UU SPN pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Secara khusus tujuan Program Keahlian Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten mendidik peserta didik dengan keahlian dan keterampilan dalam program keahlian teknik pemanfaatan energi agar dapat bekerja baik secara mandiri atau mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah; mendidik peserta didik agar mampu memilih karir, berkompetisi, dan mengembangkan sikap profesional dalam program keahlian teknik pemanfaatan energi. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN SKL MATA PELAJARAN PRODUKTIF TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK Dasar Kejuruan SKL Siswa mampu menganalisis rangkaian listrik dan menggunakan hasil pengukuran. Siswa mampu menafsirkan gambar teknik listrik. Siswa mampu melakukan pekerjaan mekanik dasar dan menerapkan K3. TUJUAN Siswa dapat menganalisis rangkaian kelistrikan. Siswa dapat melakukan pengukuran dengan alat ukur listrik. Siswa dapat menafsirkan gambar teknik listrik. Siswa dapat melakukan pekerjaan mekanik dasar. Siswa dapat menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja / K3. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran dasar kejuruan TITL sebagai berikut Menggunakan alat ukur listrik dan elektronika. Menggunakan peralatan gambar. Menggunakan peralatan tangan. Menggunakan peralatan keselamatan dan kesehatan kerja. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. 2. 3. 4. 5. Menganalisis rangkaian listrik Menggunakan hasil pengukuran Menafsirkan gambar teknik listrik Melakukan pekerjaan mekanik dasar Menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja / K3 Mendeskripsikan konsep rangkaian listrik Menganalisis rangkaian listrik arus searah Menganalisis rangkaian listrik arus bolak-balik Menganalisis rangkaian kemagnetan Mendeskripsikan konsep pengukuran besaran-besaran listrik Melakukan pengukuran besaran listrik Menganalisis hasil pengukuran besaran-besaran listrik Menerapkan standarisasi dan normalisasi gambar teknik ketenagalistrikan Menafsirkan gambar instalasi ketenagalistrikan industri Menafsirkan gambar berbasis rele dan komputer Mendeskripsikan cara penggunaan peralatan tangan Mendeskripsikan cara penggunaan peralatan mesin Menggunakan peralatan tangan dan mesin untuk menyelesaikan pekerjaan mekanik listrik Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja / K3 Melaksanakan prosedur K3 Kompetensi Kejuruan Memahami dasar-dasar elektronika SKL Siswa mampu memahami konsep dasar, simbol-simbol dan sifat-sifat komponen elektronika serta karakteristik komponen elektronika. TUJUAN Siswa dapat memahami konsep dasar elektronika. Siswa dapat memahami simbol komponen elektronika. Siswa dapat memahami sifat-sifat komponen elektronika pasif. Siswa dapat menggambar karakteristik komponen elektronika. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Memahami dasar-dasar elektronika sebagai berikut Membaca komponen elektronika pasif meliputi resistor, capasitor dan inductor. Membaca karakteristik komponen elektronika aktif meliputi dioda dan transistor. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Memahami dasar-dasar elektronika Memahami konsep dasar elektronika Memahami simbol-simbol komponen elektronika Memahami sifat-sifat komponen elektronika pasif Menggambar karakteristik komponen elektronika 2. Memahami pengukuran komponen elektronika SKL Siswa mampu memahami peralatan ukur komponen elektronika. Siswa mampu mengukur komponen R, L dan C. Siswa mampu memahami pembacaan hasil pengukuran. TUJUAN Siswa dapat memahami peralatan ukur komponen elektronika. Siswa dapat melakukan pengukuran komponen R. Siswa dapat melakukan pengukuran komponen L. Siswa dapat melakukan pengukuran komponen C. Siswa dapat memahami hasil pengukuran. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Memahami pengukuran komponen elektronika sebagai berikut Menggunakan alat ukur elektronika. Merangkai rangkaian seri dan paralel. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Memahami pengukuran komponen elektronika Memahami peralatan ukur komponen elektronika Melakukan pengukuran komponen R Melakukan pengukuran komponen L Melakukan pengukuran komponen C Memahami hasil pengukuran 3. Merawat peralatan rumah tangga listrik SKL Siswa mampu memahami jenis peralatan rumah tangga listrik menggunakan alat pemanas dan motor listrik. Siswa mampu memahami prosedur perawatan peralatan rumah tangga listrik menggunakan alat pemanas dan motor listrik. Siswa mampu memahami data sheet komponen peralatan rumah tangga listrik menggunakan alat pemanas dan motor listrik. TUJUAN Siswa dapat merawat peralatan rumah tangga listrik menggunakan alat pemanas dan motor listrik. Siswa dapat menggunakan prosedur perawatan dengan benar. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Merawat peralatan rumah tangga listrik sebagai berikut Merawat alat pemanas listrik. Merawat motor listrik Menggunakan data sheet komponen peralatan rumah tangga listrik. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Merawat peralatan rumah tangga lsitrik Memahami jenis peralatan rumah tangga listrik menggunakan alat pemanas Memahami prosedur perawatan peralatan rumah tangga listrik menggunakan alat pemanas Memahami jenis peralatan rumah tangga lsitrik menggunakan motor Memahami prosedur perawatan peralatan rumah tangga listrik menggunakan motor Merawat peralatan rumah tangga lsitrik menggunakan alat pemanas dan motor Memahami data sheet komponen peralatan rumah tangga listrik menggunakan alat pemanas dan motor 4. Memperbaiki peralatan rumah tangga listrik SKL Siswa mampu memahami cara memperbaiki peralatan rumah tangga. Siswa mampu memperbaiki peralatan rumah tangga listrik yang menggunakan alat pemanas dan motor. Siswa mampu menggunakan alat ukur dalam memperbaiki peralatan rumah tangga. Siswa mampu menguji hasil perbaikan. TUJUAN Siswa dapat memperbaiki peralatan rumah tangga listrik. Siswa dapat memperbaiki peralatan rumah tangga listrik yang menggunakan alat pemanas dan motor. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Memperbaiki peralatan rumah tangga listrik sebagai berikut Memperbaiki alat pemanas listrik. Memperbaiki motor listrik rumah tangga. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Memperbaiki peralatan rumah tangga listrik Memahami cara memperbaiki peralatana rumah tangga listrik Memperbaiki peralatan rumah tangga listrik yang menggunakan alat pemanas dan motor Memeriksa hasil perbaikan menggunakan alat ukur multimeter Melakukan uji fungsi hasil perbaikan 5. Memasang instalasi penerangan listrik bangunan sederhana SKL Siswa mampu memahami pemasangan instalasi penerangan listrik satu fasa. Siswa mampu merencanakan gambar instalasi penerangan. Siswa mampu memasang instalasi penerangan di luar permukaan dan memasang instalasi penerangan di dalam permukaan. TUJUAN Siswa dapat memahami pemasangan instalasi penerangan satu fasa. Siswa dapat merencanakan gambar instalasi penerangan satu fasa. Siswa dapat memasang instalasi penerangan di luar dan di dalam permukaan. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Memasang instalasi penerangan listrik bangunan sederhana sebagai berikut Memasang instalasi penerangan satu fasa. Menggambar rencana instalasi penerangan satu fasa. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Memasang instalasi penerangan listrik bangunan sederhana Memahami instalasi penerangan satu fasa Menggambar rencana instalasipenerangan Memasang instalasi penerangan di luar permukaan Memasang instalasi penerangan di dalam permukaan Memasang lampu penerangan, termasuk instalasi di dalam armatur lampu 6. Memasang instalasi tenaga listrik bangunan sederhana SKL Siswa mampu memahami pemasangan instalasi tenaga listrik satu fasa. Siswa mampu merencanakan gambar instalasi tenaga. Siswa mampu memasang instalasi tenaga di luar permukaan dan memasang instalasi tenaga di dalam permukaan. TUJUAN Siswa dapat memahami pemasangan instalasi tenaga satu fasa. Siswa dapat merencanakan gambar instalasi tenaga satu fasa. Siswa dapat memasang instalasi tenaga di luar dan di dalam permukaan. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Memasang instalasi penerangan listrik bangunan sederhana sebagai berikut Memasang instalasi tenaga satu fasa. Menggambar rencana instalasi tenaga satu fasa. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Memasang instalasi penerangan listrik bangunan sederhana Memahami instalasi tenaga satu fasa Menggambar rencana instalasi tenaga Memasang instalasi tenaga di luar permukaan Memasang instalasi tenaga di dalam permukaan Memasang kotak kontak satu fasa 7. Memasang instalasi penerangan listrik bangunan bertingkat SKL Siswa mampu memahami pemasangan instalasi penerangan 3 fase. Siswa mampu merencanakan gambar instalasi penerangan 3 fase. Siswa mampu memasang panel hubung bagi instalasi penerangan 3 fase. Siswa mampu memasang instalasi kabel dan pemipaan. Siswa mampu memasang beban listrik penerangan satu fasa dalam sistem 3 fase. TUJUAN Siswa dapat memahami pemasangan instalasi penerangan 3 fase. Siswa dapat merencanakan gambar instalasi penerangan 3 fase. Siswa dapat memasang panel hubung bagi instalasi penerangan 3 fase. Siswa dapat memasang instalasi kabel dan pemipaan. Siswa dapat memasang beban listrik penerangan satu fasa dalam system 3 fase. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Memasang instalasi penerangan listrik bangunan bertingkat sebagai berikut Pemasangan instalasi penerangan 3 fasa. Menggambar rencana instalasi penerangan 3 fasa. Memasang kabel dan pipa instalasi. Memasang panel hubung bagi instalasi penerangan. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Memasang instalasi penerangan listrik bangunan bertingkat Memahami instalasi penerangan 3 fase Menggambar rencana instalasi penerangan Memasang panel hubung bagi instalasi penerangan Memasang instalasi kabel dan pemipaan Memasang beban listrik penerangan satu fasa dalam sistem 3 fase 8. Memasang instalasi tenaga listrik bangunan bertingkat SKL Siswa mampu memahami pemasangan instalasi tenaga 3 fase. Siswa mampu merencanakan panel hubung bagi instalasi tenaga 3 fase. Siswa mampu memasang panel hubung bagi instalasi tenaga 3 fase. Siswa mampu memasang kotak kontak 3 fase. TUJUAN Siswa dapat memahami pemasangan instalasi tenaga 3 fase. Siswa dapat merencanakan panel hubung bagi 3 fase. Siswa dapat memasang panel hubung bagi 3 fase. Siswa dapat memasang kotak kontak 3 fase. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Memasang instalasi tenaga listrik bangunan bertingkat sebagai berikut Pemasangan instalasi tenaga 3 fasa. Merencanakan panel hubung bagi 3 fase. Memasang panel hubung bagi 3 fase Memasang kotak kontak 3 fase. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Memasang instalasi penerangan listrik bangunan bertingkat Memahami pemasangan instalasi tenaga listrik3 fase Merencanakan panel hubung bagi 3 fase instalasi tenaga Memasang panel hubung bagi 3 fase instalasi tenaga Memasang kotak kontak 3 fase 9. Memperbaiki motor listrik SKL Siswa mampu memahami cara memperbaiki motor listrik. Siswa mampu membongkar kumparan motor listrik. Siswa mampu melilit kumparan motor listrik. Siswa mampu memeriksa hasil lilitan kumparan dan melakukan uji fungsi motor hasil lilitan ulang. TUJUAN Siswa dapat memahami cara memperbaiki motor listrik. Siswa dapat membongkar kumparan motor listrik. Siswa dapat melilit ulang kumparan motor listrik. Siswa dapat melakukan uji fungsi motor hasil lilitan ulang. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Memperbaiki motor listrik sebagai berikut Cara memperbaiki motor listrik. Membongkar kumparan motor listrik. Melilit ulang kumparan motor listrik. Memeriksa dan menguji fungsi motor hasil lilitan ulang. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Memperbaiki motor listrik Memahami cara perbaikan motor listrik Membongkar kumparan motor Melilit kumparan motor Memeriksa hasil lilitan kembali Melakukan uji fungsi motor hasil lilitan ulang 10. Mengoperasikan sistem pengendali elektronik SKL Siswa mampu memahami prinsip pengoperasian pengendali elektronik. Siswa mampu merencanakan, membuat dan mengoperasikan sistem kendali elektronik sederhana. Siswa mampu melakukan tindakan pengamanan pada sistem kendali elektronik yang mengalami gangguan. TUJUAN Siswa dapat memahami prinsip pengoperasian kendali elektronik. Siswa dapat merencanakan pengoperasian pengendali elektronik. Siswa dapat membuat rangkaian pengendali elektronik. Siswa dapat mengoperasikan pengendali elektronik. Siswa dapat melakukan tindakan pengamanan pada sistem kendali elektronik yang mengalami gangguan. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Mengoperasikan sistem pengendali elektronik sebagai berikut Merencanakan rangkaian kendali elektronik. Membuat rangkaian kendali elektronik. Mengoperasikan kendali elektronik. Melakukan tindakan pengamanan pada sistem kendali elektronik yang mengalami gangguan. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Mengoperasikan sistem pengendali elektronik Memahami prinsip pengoperasian sistem pengendali elektronik Merencanakan rangkaian kendali elektronik sederhana Membuat rangkaian kendali elektronik sederhana Mengoperasikan sistem kendali elektronik Memahami data operasi sistem kendali elektronik Melakukan tindakan pengamanan pada sistem kendali elektronik yang mengalami gangguan 11. Mengoperasikan peralatan pengendali daya tegangan rendah SKL Siswa mampu memahami prinsip kerja pengoperasian peralatan pengendali daya tegangan rendah. Siswa mampu menerapkan prosedur pengoperasian sistem kelistrikan. Siswa mampu mengoperasikan peralatan pengendali daya tegangan rendah dan memahami data operasi. Siswa mampu melakukan tindakan pengamanan pada operasi peralatan pengendali daya tegangan rendah yang mengalami gangguan. TUJUAN Siswa dapat memahami prinsip kerja pengoperasian peralatan pengendali daya tegangan rendah. Siswa dapat menerapkan prosedur pengoperasian, mengoperasikan peralatan pengendali dan memahami data operasi pengendali daya tegangan rendah. Siswa dapat melakukan tindakan pengamanan pada sistem kendali daya tegangan rendah. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Mengoperasikan peralatan sistem pengendali daya tegangan rendah sebagai berikut Menerapkan prosedur pengoperasian pengendali daya tegangan rendah. Mengoperasikan peralatan pengendali daya tegangan rendah. Melakukan tindakan pengamanan pada sistem kendali daya tegangan rendah. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Mengoperasikan peralatan pengendali daya tegangan rendah Memahami prinsip kerja pengoperasian peralatanpengendali daya tegangan rendah Menerapkan prosedur pengoperasian sistem kelistrikan Mengoperasikan peralatan sistem kendali daya tegangan rendah Memahami data operasiperalatan pengendali daya tegangan rendah Melakukan tindakan pengamanan pada operasi peralatan pengendali daya tegangan rendah yang mengalami gangguan 12. Mengoperasikan sistem pengendali elektromagnetik SKL Siswa mampu memahami prinsip kerja pengoperasian peralatan pengendali elektromagnetik. Siswa mampu mengoperasikan sistem pengendali elektromagnetik. Siswa mampu melakukan tindakan pengamanan pada operasi sistem pengendali elektromagnetik yang mengalami gangguan. TUJUAN Siswa dapat memahami prinsip kerja pengoperasian sistem pengendali elektromagnetik. Siswa dapat mengoperasikan sistem pengendali elektromagnetik. Siswa dapat melakukan tindakan pengamanan pada sistem pengendali elektromagnetik. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Mengoperasikan sistem pengendali elektromagnetik sebagai berikut Mengoperasikan sistem pengendali motor listrik. Mengoperasikan mesin produksi dengan pengendali elektromagnetik. Melakukan tindakan pengamanan pada sistem pengendali elektromagnetik. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Mengoperasikan sistem pengendali elektromagnetik Memahami prinsip kerja pengoperasian sistem pengendali elektromagnetik Mengoperasikan sistem pengendali elektromagnetik Memahami data operasi sistem kendali elektromagnetik Mengoperasikan mesin produksi dengan pengendali elektromagnetik Melakukan tindakan pengamanan pada operasi sistem kendali elektromagnetik yang mengalami gangguan 13. Memasang sistem pentanahan instalasi listrik SKL Siswa mampu mengemukakan jenis-jenis orde pentanahan dan mengemukakan prosedur pemasangan pentanahan instalasi. Siswa mampu mengukur dan memahami hasil pengukuran tahanan pentanahan instalasi. Siswa mampu memasang orde pentanahan. TUJUAN Siswa dapat menentukan tahanan pentanahan instalasi. Siswa dapat memasang orde pentanahan RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Memasang sistem pentanahan instalasi listrik sebagai berikut Mengemukakan jenis-jenis orde pentanahan. Mengukur tahanan pentanahan instalasi. Memasang orde pentanahan. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Memasang sistem pentanahan instalasi listrik Mengemukakan jenis-jenis orde pentanahan Mengemukakan prosedur pemasangan sistem pentanahan instalasi Mengukur tahanan pentanahan Memahami hasil pengukuran tahanan pentanahan Memasang orde pentanahan 14. Merawat panel dan switchgear SKL Siswa mampu memahami perbaikan panel listrik dan switchgear. Siswa mampu memahami jenis-jenis panel listrik dan switchgear. Siswa mampu melakukan perawatan ringan panel kontrol, panel tenaga dan switchgear. TUJUAN Siswa dapat memahami perbaikan panel listrik dan switchgear. Siswa dapat melakukan perawatan ringan panel kontrol, panel tenaga dan switchgear. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Merawat panel dan switchgear sebagai berikut Memahami perbaikan panel listrik dan switchgear. Melakukan perawatan ringan panel kontrol, panel tenaga dan switchgear. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Merawat panel dan switchgear Memahami perbaikan panel listrik dan switchgear Memahami jenis-jenis panel listrik dan switchgear Melakukan perawatan ringan panel kontrol Melakukan perawatan ringan panel tenaga Melakukan perawatan ringan switchgear MUATAN LOKAL Mulok 1 SKL Siswa mampu mengidentifikasi komponen speaker aktif. Siswa mampu membuat PRT/ PCB speaker aktif. Siswa mampu membuat power suplay speaker aktif. Siswa mampu menguji coba rangkaian speaker aktif. Siswa mampu memasang komponen speaker aktif pada box panel speaker aktif. TUJUAN Siswa dapat mengidentifikasi komponen speaker aktif. Siswa dapat membuat PRT/ PCB speaker aktif. Siswa dapat membuat power suplay speaker aktif. Siswa dapat menguji coba rangkaian speaker aktif. Siswa dapat memasang komponen speaker aktif pada box panel speaker aktif. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran kompetensi kejuruan Merawat panel dan switchgear sebagai berikut Membuat catu daya / power suplay speaker aktif.. Membuat power amplifier speaker aktif. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Merakit dan mengoperasikan speaker aktif Mengidentifikasi komponen speaker aktif Membuat papan rangkaian tercetak/ pcb speaker aktif Membuat power suplay speaker aktif Menguji coba rangkaian speaker aktif Memasang komponen speaker aktif pada box panel speaker aktif Mulok 2 SKL Siswa mampu mempersiapkan dan melaksanakan operasi mesin produksi dengan kendali PLC. Siswa mampu mengamati dan menangani masalah operasi mesin produksi dengan kendali PLC. Siswa mampu membuat laporan pengoperasian mesin produksi dengan kendali PLC. TUJUAN Siswa dapat mempersiapkan operasi mesin produksi dengan kendali PLC. Siswa dapat melaksanakan operasi mesin produksi dengan kendali PLC. Siswa dapat mengamati dan menangani masalah operasi mesin produksi dengan kendali PLC. Siswa dapat membuat laporan pengoperasian mesin produksi dengan kendali PLC. RUANG LINGKUP Ruang lingkup mata pelajaran mulok 2 sebagai berikut Membuat program kendali PLC. Mengoperasikan PLC untuk kendali mesin produksi. SKKD No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. Mengoperasikan mesin produksi dengan kendali PLC Mempersiapkan operasi mesin produksi dengan kendali PLC Melaksanakan operasi mesin produksi dengan kendali PLC Mengamati dan menangani masalah operasi mesin produksi dengan kendali PLC Membuat laporan pengoperasian mesin produksi dengan kendali PLC
Instalasi penerangan merupakan suatu instalasi yang biasanya hanya terdiri dari saklar, lampu dan stop kontak. Instalasi penerangan ini merupakan salah satu mata kuliah awal yang bisanya diajarkan pada jurusan teknik elektro. Berikut adalah Contoh soal instalasi penerangan listrik beserta jawabannya !! Soal dan Jawaban Instalasi Penerangan Listrik!!! JAWABAN BENAR AKAN DIWARNAI DENGAN WARNA UNGU!!!Instalasi penerangan merupakan suatu instalasi dengan tidak adanya komponen motor listrik sehingga tidak adanya daya reaktif. Sebutkan kabel yang digunakan pada instalasi peneranganA. Fasa-Ground-PositifB. Positif-Negatif-GroundC. Fasa-Ground-NetralD. Positif-Negatif-FasaSalah satu komponen utama pada instalasi penerangan adalah lampu. Apabila sebuah lampu dihubungkan dengan fasa dan netral, Apa yang akan terjadi pada lampu tsb ??A. MatiB. MenyalaC. TripD. Terjadi Short-CircuitSaat ini semua kabel instalasi penerangan pada rumah maupun gedung ditanamkan dalam tembok. Komponen yang digunakan untuk melindungi kabel listrik ketika ditanam dalam tembok adalah ?A. Rol IsolatorB. Pipa InstalasiC. LasdopD. Kotak SambungPerhatikat pernyataan berikut !1 Sebagai Pengaman2 Sebagai Penghambat3 Sebagai Pembangkit4 Sebagai Pembagi Diantara pernyataan diatas, manakah yang merupakan fungsi dari PHB ?A. 1 dan 3B. 2 dan 3C. 4 dan 1D. 4 dan 3Saklar merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengendalikan lampu. sambungan kabel dari saklar adalah ??A. Input Fasa - Output NetralB. Input Fasa - Output FasaC. Input Netral - Output FasaD. Input Fasa - Output GroundPada suatu instalasi penerangan, Apabila rating MCB cabang lebih besar dari rating MCB pusat apa yang akan terjadi ?A. MCB pusat tidak bekerjaB. Rangkaian bekerja secara optimalC. Terjadi KorsletingD. MCB TerbakarFungsi dari saklar tunggal adalah ?A. Menyalakan dan mematikan sebuah lampu B. Menyalakan dan mematikan dua lampu atau lebihC. Menyalakan dan mematikan tiga lampuD. Menyalakan dan mematikan empat lampu Fungsi dari saklar seri adalah ?A. Menyalakan dan mematikan sebuah lampu B. Menyalakan dan mematikan dua lampu atau lebihC. Menyalakan lampu di dua tempat yang berbedaD. Menyalakan tetapi tidak bosa mematikan lampu Fungsi dari saklar tukar atau saklar hotel adalah ?A. Menyalakan dan mematikan sebuah lampu B. Menyalakan dan mematikan dua lampu atau lebihC. Menyalakan lampu di dua tempat yang berbedaD. Menyalakan tetapi tidak bosa mematikan lampuApa perbedaan dari instalasi penerangan dan instalasi tenaga ?A. Pada instalasi penerangan terdapat motor listrik dan pada instalasi penerangan tidak terdapat motor listrikB. Pada instalasi penerangan tidak ada motor listrik sementara pada instalasi tenaga terdapat motor listrikC. Pada instalasi penerangan menimbulkan daya reaktif yang sangat besarD. Pada instalasi tenaga tidak adanya motor listrikSambungan kabel pada stop kontak yang memenuhi standar PUIL Panduan Umum Instalasi Listrik adalah adalah ? A. Fasa dan NetralB. Fasa, Netral dan GroundC. Fasa dan GroundD. Netral dan GroundFungsi dari Grounding pada stop kontak adalah ?A. Melindungi pengguna dari kegagalan isolasi ketika menyambungkan perangkat ke stop Agar rangkaian listrik menjadi lebih kerenC. Agar peralatan dapat hidup sehingga membutuhkan sambungan groundingD. Agar instalasi terlihat rapi dan kokoh. Stop kontak merupakan suatu alat yang digunakan untuk ?A. Mengamankan instalasi listrikB. Menghubungkan peralatan listrik ke sumber listrik PLNC. Mengamankan instalasi dari korsletingD. Menghidupkan dan mematikan lampuMCB merupakan suatu alat yang digunakan untuk ?A. Mengamankan instalasi listrik ketika terjadi gangguan internal baik itu short-circuit ataupun beban berlebih Overload.B. Menghidupkan dan mematikan lampuC. Memanaskan rangkaianD. Melindungi kabel listrik ketika ditanamKetika kabel fasa dan netral bersentuhan pada suatu instalasi penerangan, Apa yang akan terjadi ??A. Hubung singkat / Short CircuitB. Instalasi akan berjalan dengan optimalC. Tidak berpengaruhD. Instalasi menjadi lebih amanJenis kabel yang biasa digunakan pada instalasi penerangan adalahA. NYA dan NYMB. AAACC. ACSRD. NYBYSuatu instalasi penerangan harus memenuhi syarat ?A. Aman dan HandalB. BagusC. RapiD. Bersih dan menawanSesuai dengan PUIL Panduan Umum Instalasi Listrik warna selubung kabel grounding adalahA. HitamB. BiruC. Hijau strip KuningD. MerahSesuai dengan PUIL Panduan Umum Instalasi Listrik warna selubung kabel fasa adalahA. HitamB. BiruC. Hijau strip KuningD. MerahSuatu diagram pada instalasi penerangan yang menjelaskan tentang 1 Rating MCB pusat KWH Meter dan MCB cabang yang digunakan2 Jenis Kabel yang digunakan3 Ukuran Kabel yang digunakan4 Jumlah Beban5 Pembagian kelompok bebanPernyataan tsb adalah fungsi dari ?A. Diagram PHBB. Diagram PemipaanC. Diagram SituasiD. Diagram Satu GarisSuatu diagram yang menjelaskan tentang simulasi ketika sambungan kabel ditanam dalam tembok adalah ?A. Diagram PHBB. Diagram PemipaanC. Diagram SituasiD. Diagram Satu GarisSuatu denah yang menjelaskan tentang posisi rumah kita dengan saluran listrik PLN sehingga memudahkan instalatir dalam menghubungkan jaringan kabel PLN tsb ke rumah kita adalah pengertian dari ?A. Diagram PHBB. Denah SituasiC. Diagram SituasiD. Denah InstalasiSuatu diagram yang menjelaskan tentang sambungan kabel dari setiap komponen yang ada pada instalasi listrik dan diagram tsb hanya terdiri dari sebuah garis adalah ?A. Denah SituasiB. Diagram PemipaanC. Diagram PengawatanD. Diagram Satu GarisSuatu diagram yang menjelaskan tentang sambungan kabel dari setiap komponen yang ada pada instalasi listrik dan diagram tsb terdiri dari 2 garis fasa-netra atau 3 garis fasa-netral-ground adalah ?A. Denah SituasiB. Diagram PemipaanC. Diagram PengawatanD. Diagram Satu GarisSuatu komponen yang digunakan untuk melindungi sambungan kabel pada instalasi penerangan adalah ??A. Kotak SambungB. Pipa InstalasiC. Stop kontakD. SaklarSuatu alat yang digunakan oleh PLN untuk mengukur konsumsi energi listrik dan sekaligus pembatas arus adalah A. KWH Meter dan MCBB. MCB dan kabel GroundingC. Volt meter dan SekeringD. KWH meter dan SekeringBerdasarkan PUIL tahanan grounding minimum pada suatu instalasi penerangan adalah ?A. 5 ohm B. 0,01 ohmC. 3 ohmD. 10 ohmUntuk mengukur suatu tahanan listrik menggunakan alat ukur ?A. Volt MeterB. Tang AmpereC. AvoMeterD. Eart TesterUntuk mengukur suatu arus listrik menggunakan alat ukur ?A. Volt MeterB. Tang AmpereC. MultimeterD. Eart TesterUntuk mengukur suatu tahanan grounding pada suatu instalasi penerangan menggunakan alat ukur ?A. Volt MeterB. Tang AmpereC. MultimeterD. Eart TesterTERIMAKASIH SUDAH BERKUNJUNG SEMOGA DAPAT MEMBANTU
Instalasi listrik khususnya penerangan merupakan salah satu disiplin ilmu yang dipelajari siswa maupun mahasiswa Teknik elektro / tekni listrik dll. Instalasi listrik berkaitan erat dengan pemasangan komponen listrik dari sumber menuju untuk melatih pengetahuan kalian berikut ini merupakan contoh soal dan jawaban instalasi penerangan yang bisa kalian gunakan sebagai bahan untuk latihan ulangan atau UTS atau dan Jawaban Instalasi Listrik Penerangan“Kunci Jawaban Ada di Akhir"1. Berdasarkan standar PUIL Persyaratan Umum Instalasi Listrik kabel yang terpasang pada stop kontak adalaha. Fasa – Netralb. Fasa - Groundingc. Fasa – Netral – Groundingd. Fasa Sajae. Netral Saja2. Saklar yang berfungsi untuk mengoperasikan dua buah beban lampu pada satu tempat adalaha a. Saklar tunggalb. Saklar Seric. Saklar Tukar / Hoteld. Saklar Silange. Saklar Impuls3. Jenis saklar yang harus dikombinasikan dengan 2 buah saklar tukar agar dapat mengendalikan sebuah beban lampu di 3 tempat yang bebeda adalah a. Saklar tunggalb. Saklar Seric. Saklar Tukar / Hoteld. Saklar Silange. Saklar Impuls4. Standarisasi warna kabel fasa – netral – grounding secara berurutan menurut PUIL 2000 adalaha. Merah – Biru – Hijau Strip Kuningb. Biru – Merah – Hijau Strip Kuningc. Hijau Strip Kuning – Merah – Birud. Hitam – Merah – Kuninge. Merah – Kuning – Hitam5. Berdasarkan PUIL 2011 maka urutan kabel fasa L1 – L2 – L3 secara berurutan adalaha. Merah – Kuning – Hitamb. Merah – Biru – Hijau Strip Kuningc. Merah – Hitam – Birud. Hitam – Cokelat – Abu-abue. Cokelat – Abu-abu – Hitam6. Jenis kabel yang biasa digunakan untuk instalasi listrik di rumah adalaha. NYAb. AAACc. ACSRd. LVTCe. XLPE7. Manakah pernyataan salah berikut ini yang menyebabkan MCB mengalami trip a. Hubung Singkatb. Beban Lebihc. Arus Lebihd. Tegangan Lebihe. Korsleting Listrik 8. Dalam memasang suatu instalasi listrik maka seorang instalatir harus menggunakan APD Alat Pelindung Diri untuk meminimalisir dampak dari kecelakaan kerja. Berikut APD yang Sepatu Safety2 Kaos Tangan3 Wearpack4 Body HarnessNah diantara APD tersebut manakah yang kurang tepat digunakan seorang instalatir penerangan 3b. 1c. 2d. 4e. Semua Salah9. Lasdop merupakan komponen yang digunakan pada instalasi listrik. Apa fungsi lasdop sehingga sering digunakan untuk intalasi Sebagai proteksi arus lebihb. Sebagai proteksi beban lebihc. Sebagai pemutus aliran listrikd. Sebagai pemutus kabel listrike. Sebagai penyambung kabel listik10. Ketika menggunakan listrik melebihi kapasitas daya yang terpasang pada KWH meter maka yang akan terjadi adalaha. Korsleting Listrikb. PLN akan memadamkan listrik di rumah tersebutc. Isolasi kabel akan terbakard. MCB akan tripe. Tidak terjadi apa-apa11. Salah satu komponen yang berfungsi untuk melindungi sambungan kabel atau tempat percabangan kabel adalaha. Saklarb. Stop kontakc. Junction boxd. Pipae. MCB12. Berdasarkan PUIL 2011 suatu stop kontak harus terpasang kabel grounding. Fungsi kabel grounding pada stop kontak adalah a. Agar dapat menghantarkan arus listrik dari sumber PLNb. Agar instalasi tetap aman dari korsleting listrikc. Agar melindungi pengguna ketika terjadi kegagalan isolasid. Agar mencegah terjadinya beban lebihe. Agar mencegah terjadinya hubung singkat13. Manakah berikut ini yang tidak menjadi penyebab lampu kedap Saklar disarangi semutb. Saklar atau fitting telah rusakc. Lampu yang sudah tua / rusakd. Pemasangan kabel netral pada saklare. Saklar yang dipasang terbalik14. Berikut ini merupakan salah satu symbol dari komponen instalasi listrik di komponen pada gambar tersebut adalah a. Saklar tunggalb. Saklar seric. Stop kontakd. Stop kontak dengan pengaman PEe. Stop kontak dengan penutup15. Berikut ini merupakan gambar pengawatan suatu instalasi listrikGambar pengawatan tersebut adalah a. Pengawatan saklar seri yang mengoperasikan 2 buah lampub. Pengawatan saklar tukar / hotel yang mengoperasikan 2 buah lampuc. Pengawatan saklar seri yang mengoperasikan 2 buah lampu dengan 1 buah stop kontakd. Pengawatan saklar tukar / hotel yang mengoperasikan 2 buah lampu dengan 1 buah stop kontake. Pengawatan saklar tukar / hotel yang mengoperasikan 2 lampu pijar dengan 1 buah lampu Apa yang terjadi ketika kawat pada kabel fasa dan netral bersentuhana. Terjadi Beban Lebihb. Terjadi Short Circuitc. Terjadi Overloadd. Tejadi Over Voltagee. Terjadi Tegangan Tinggi17. Perhatikan beberapa fungsi saklar berikut Mengoperasikan 1 titik beban di 2 tempat yang berbeda2 Mengoperasikan 1 titik beban di 3 tempat yang berbeda3 Mengoperasikan 2 titik beban berbeda di 1 tempat4 Mengoperasikan 3 titik beban berbeda di 1 tempatDari empat fungsi saklar tersebut manakah yang termasuk fungsi dari saklar tukar / hotela. 1 dan 2b. 1 dan 3c. 2 dan 4d. 3 dan 4e. Benar semua18. Di dalam PUIL telah diatur nilai tahanan pentanahan grounding maksimal yang baik sehingga arus gangguan dapat dialirkan ke tanah melalui sistem pentanahan. Berapakah nilai tahanan maksimal yang diatur dalam PUIL?a. 1 b. 3 c. 5 d. 7 e. 9 19. Alat yang digunakan untuk mengukur tahanan suatu sistem pentanahan grounding adalahaa. Tang Ampereb. Avomterc. Meggerd. Watt Metere. Earth Tester20. Jenis elektroda pentanahan yang digunakan pada suatu sistem pentanhan grounding adalah a. Elektroda Batang – Elektroda Pitab. Elektroda Silinder – Elektroda Batangc. Elektroda Pelat – Elektroda Silinderd. Elektroda kotak – Elektroda pitae. Elektroda besi – Elektroda pelat 21. Perhatikan cara menurunkan nilai tahanan pentanahan grounding berikut Penambahan NaCl ke dalam media tanam pentanahan2 Penambahan arang kecil ke dalam media pentanahan3 Memberbaiki kondisi media tanam sehingga di dapatkan media yang lembab atau tidak kering4 Penanaman grounding pada media tanam yang lembab atau basahDari pernyataan tersebut manakah cara yang tepat untuk menurnukan tahanan grounding?a. 1 dan 2b. 1 dan 4c. 2 dan 3d. 3 dan 4e. Semua Benar22. Jika suatu KWH meter terpasang daya sebesar 2200 VA maka MCB berapa ampere yang harus dipasanga. 2 Ab. 4 Ac. 10 Ad. 16 Ae. 20 A23. Berikut ini yang tidak merupakan salah satu komponen proteksi listrik adalaha. Sekeringb. Fusec. Saklard. MMCBe. MCB24. Apa yang akan terjadi jika kabel yang terpasang pada saklar adalah kabel netral seperti pada gmbar berikut ini?a. Instalasi sudah cocok dan lampu akan menyala ketika saklar Onb. Instalasi salah dan lampu tidak akan menyala ketika saklar Onc. Instalasi tidak sesuai standar dan lampu tidak akan menyalad. Instalasi tidak sesuai standar, lampu menyala ketika saklar On namun fitting masih bertegangan ketika saklar Offe. Instalasi sesuai standar, lampu akan menyala ketika saklar On dan fitting tidak akan bertegangan saat saklar Salah satu hal penting dalam instalasi adalah memasang grup instalasi yang bertujuan untuk membagi sumber listrik menjadi beberapa grup instalasi seperti pada gambar berikut ini Fungsi lain dari pembagian grup adalaha. Instalasi lebih indahb. Penggunaan komponen lebih hematc. Penggunaan kabel lebih hematd. Instalasi Grup yang lain tidak terganggu ketika grup suatu grup mengalami gangguane. Untuk membeda-bedakan komponen instlasi Jawaban1. C 11. E 21. E2. C 12. D 22. C3. D 13. C 13. C4. A 14. C 24. D5. D 15. E 25. D6. A 16. D7. D 17. C8. C 18. B9. E 19. B10. D 20. ALihat Juga 40 Soal Dan Jawaban Instalasi Penerangan ListrikArtikel Lain 15 + Soal Essay Dan Jawaban Instalasi Penerangan ListrikBaca Juga Soal Essay Tentang Pembangkit Listrik Beserta JawabannyaJadi itulah contoh soal dan jawaban instalasi listrik yang cocok untuk bahan UTS atau ulangan bagi siswa SMA / SMK / Mahasiswa. Soal pilihan ganda instalasi listrik beserta jawabannya Sekian dari kami semoga bermanfaat, terima kasih.
Kata Pfgadarao 4 Jostagasj Pfofraoiao Gjstrjh Sfka 6 4 Pfraolaoiao Jostagasj Gjstrjh Pfofraoiao Sjia Basa Eaoiuoao Ifcuoi A. PFUAOLAOIAO JO\SAGA\J GJ\SUJH PFOFUAOIAO SJIA BA\A EAOIVOAO IFCVOI Jostagasj gjstrjh kfrupahao hfijatao atau prnsfs pfoyagurao arus gjstrjh cj cagak ataupuo cj guar eaoiuoao. Paca casaroya, aturao yaoi efrhajtao cfoiao tfhojh gjstrjh cj Jocnofsja tfrlaotuk cagak pfrsyaratao ukuk jostagasj gjstrjh PVJG. Cfoiao cfkjhjao, raolaoiao jostagasj gjstrjh marus kfkfoumj hftfotuao PVJG 5011 cao pfraturao yaoi tfrhajt cagak cnhukfo sfpfrtj Vocaoi-Vocaoi Onknr 1= Samuo 1 tfotaoi Dasa Hnostruhsj cao Pfraturao Pfkfrjotao Onknr 61 Samuo 16 tfotaoi Vsama Pfouodaoi Sfoaia Gjstrjh. Pfrsyaratao Vkuk Jostagasj Gjstrjh PVJG kfrupahao staocar yaoi efrjsj hukpugao-hukpugao hftfotuao tfotaoi jostagasj gjstrjh eaoiuoao. Suduaooya kfoyaoihut hfsfgakatao kaousja cao tfroah tfrmacap eamaya gjstrjh. \fgajo jtu, duia hfakaoao jostagasj gjstrjh efsfrta pfrgfoihapaooya cao eaoiuoao sfrta jsjoya tfrmacap hfeaharao ahjeat gjstrjh cao pfrgjocuoiao gjoihuoiao. 1. Bahtnr-Bahtnr Pfraolaoiao Jostagasj Pfofraoiao Gjstrjh Aca efefrapa bahtnr yaoi marus cjpfrmatjhao cagak pfraolaoiao jostagasj pfofraoiao gjstrjh, yajtu hnocjsj eaoiuoiao, sjkeng gjstrjh, iakear jostagasj gjstrjh pfofraoiao, dukgam cao hfhuatao gakpu, dukgam hfgnkpnh paca jostagasj gjstrjh, sfrta pfoakpaoi hawat cao uhurao pfoiakao/sfhrjoi. a. Hnocjsj Eaoiuoao Hnocjsj eaoiuoao efrpfoiarum tfrmacap pfkasaoiao jostagasj pfofraoiao. Kjsagoya, efrhajtao cfoiao pfoiiuoaao pjpa uojno atau PRL. Pfkasaoiao hnkpnofo gjstrjh, sfpfrtj pjpa capat cjpasaoi atau cjtaoak cj cagak tfkenh sfmjoiia jostagasj tjcah tfrgjmat. \fgajo pjpa PRL, hnkpnofo yaoi capat cjtaoak cagak tfkenh aotara gajo sahfgar cao stnphnotah. e. \jkeng Gjstrjh Pfraolaoiao jostagasj gjstrjh capat cjsadjhao cagak efotuh sjkeng. \jkeng gjstrjh cjiuoahao uotuh kfkpfrkucam cagak kfkeala iakear eaiao paca jostagasj gjstrjh pfofraoiao. Efefrapa sjkeng hnkpnofo yaoi cjiuoahao paca iakear eaiao jostagasj gjstrjh capat cjgjmat paca taefg efrjhut. Saefg \jkeng-\jkeng Hnkpnofo paca Jostagasj Gjstrjh On. Hnkpnofo \jkeng 1. Hawat ong hawat tjcah efrtfiaoiao 5. Hawat mueuoi hawat basa sftfgam hfguar carj sahfgar <. Hawat basa hawat efrtfiaoiao On. Hnkpnofo \jkeng 3. Pfoimaotar cua haefg 6. Pfoimaotar tjia haefg 2. Gakpu pjdar atau 9. Gakpu SG =. \ahfgar tuoiiag . \ahfgar iaoca 10. \ahfgar sfrj 11. \ahfgar tuhar 15 \tnp Hnotah atau 1<. \tnp hnotah efrarcf atau tfrmueuoi cfoiao pfkeukjao atau irnuoc 13. \tnp hnotah taopa arcf l. Iakear Jostagasj Pfofraoiao Gjstrjh Iakear kfrupahao eamasa tfhojh yaoi cjwuduchao cagak hfsfpahatao sjkeng, Iakear capat efrupa iakear shft, iakear pfrspfhtjb, iakear prnyfhsj, iakear cfoam, cao iakear sjtuasj. Kjsagoya, iakear cfoam ruaoiao atau eaoiuoao rukam ifcuoi yaoi ahao cjpasaoi jostagasj capat cjiakear kfoiiuoahao gakeaoi-gakeaoi sjkeng-sjkeng yaoi efrgahu uotuh jostagasj gjstrjh. c. Dukgam cao Hfhuatao Gakpu \ftjap ruaoiao kfkfrguhao dukgam cao hfhuatao gakpu yaoi efrefca-efca. Dukgam cao hfhuatao gakpu yaoi cjeutumhao ngfm suatu ruaoiao cjpfoiarumj ngfm efefrapa bahtnr, yajtu sfeaiaj efrjhut 4 1. Suduao pfoiiuoaao ruaoiao, kjsagoya ruaoi taku, hakar kacj, hakar tjcur, cao ruaoi kahao. \ftjap dfojs ruaoiao tfotuoya kfkpuoyaj hfeutumao huat pfofraoiao yaoi efrefca-efca. 5. Guas cao uhurao carj ruaoiao. \fkahjo guas uhurao suatu ruaoiao, sfkahjo eaoyah dukgam gakpu yaoi cjpfrguhao. <. Dfojs gakpu yaoi cjiuoahao cagak sjstfk pfofraoiaooya. 3. Hfacaao cjocjoi carj ruaoiao tfrhajt hfkakpuao pfoyfrapao cao pfkaotugao lamaya. f. Dukgam Hfgnkpnh paca Jostagasj Gjstrjh Pfraturao Vkuk Jostagasj Gjstrjh PVJG kfoyatahao eamwa jostagasj pfofraoiao marus cjeaij hf cagak hfgnkpnh-hfgnkpnh. \ftjap hfgnkpnh marus cjakaohao sflara tfrpjsam cfoiao pfoiakao arus gfejm sfhrjoi cao sahfgar. Dukgam tjtjh-tjtjh pfoiakejg arus sfpfrtj gakpu cao stnp hnotah pagjoi eaoyah 10 tjtjh uotuh sftjap hfgnkpnh. b. Pfoakpaoi Hawat cao Vhurao \fhrjoi Huat arus cjsfsuajhao uotuh sftjap guas pfoakpaoi hawat pfoimaotar. \fgajo jtu, huat arus duia cjsfsuajhao cfoiao uhurao sfhrjoi yaoi cjpfrguhao. 5. Pfragatao cao Eamao cagak Jostagasj Pfofraoiao Gjstrjh Pfkasaoiao jostagasj gjstrjh kfkfrguhao pfragatao gjstrjh uotuh kfkpfrkucam pfhfrdaao sfmjoiia tjcah kfrusah hnkpnofo. \fgajo kfkpfrsjaphao pfragatao gjstrjh, pfhfrda yaoi ahao kfoijostagasj gjstrjh marus kfoiftamuj aturao-aturao yaoi kfoyaoihut hfsfgakatao hfrda. \ftfgam hnkpnofo gjstrjh, pfragatao gjstrjh, cao hfsfgakatao hfrda cjhuasagj kaha jostagasj gjstrjh capat cjgahuhao cfoiao akao. Efefrapa agat cao eamao uotuh jostagasj pfofraoiao gjstrjh, yajtu pfoimaotar, Kjojaturf Ljrlujt Erfahfr KLE gakpu, sahfgar, cao stnphnotah. a. Pfoimaotar Pfoimaotar kfrupahao hnkpnofo gjstrjh yaoi cjiuoahao sfeaiaj pfoimueuoi aotara cua hnkpnofo satu cfoiao yaoi gajooya uotuh kfoiagjrhao arus gjstrjh. Aca cua dfojs pfoimaotar gjstrjh, yajtu hawat pfoimaotar cao haefg. 1 Hawat Pfoimaotar Hawat pfoimaotar kfrupahao pfoimaotar yaoi tfreuat carj gniak, tftapj tjcah cjefrj jsngasj. Lnotnmoya acagam hawat irnuocjoi paca jostagasj pfoaoihag pftjr atau hawat pfoimaotar paca sjstfk traoskjsj gjstrjh tfiaoiao kfofoiam cao tjoiij PGO. 5 Haefg Haefg kfrupahao pfoimaotar yaoi tfreuoihur jsngasj. Haefg aca yaoi efrjotj tuoiiag atau eaoyah, aca yaoi hahu atau efrsfraeut, aca yaoi cjpasaoi cj ucara atau cj cagak taoam, sfrta pfoiiuoaaooya sfsuaj cfoiao hnocjsj pfkasaoiaooya. Dfojs-dfojs haefg, yajtu haefg OIA, haefg OZA, haefg OZK, haefg OZZ, haefg O5]Z, cao haefg OZBIeZ. a. Haefg OIA Haefg OIA cjeuat carj tfkeaia yaoi cjgapjsj cfoiao fkajg. Jotj OIA cjeuat carj sfeuam hawat pfdag sfmjoiia capat kfodacj hahj. Haefg OIA cjduag cagak efotuh iuguoiao rng. \ftjap iuguoiao OIA paodaoioya 100 k. Iuguoiao haefg tfrsfeut cjeuoihus hfrtas tamao gfkeap uotuh kfoijocarj hfrusahao cagak traospnrtasj atau pfoyjkpaoao. e. Haefg OZA Haefg OZA maoya kfkjgjhj satu pfoimaotar efrefotuh pfdag. Haefg OZA kjrjp cfoiao haefg OIA. Maria haefg OZA gfejm kuram djha cjeaocjoihao cfoiao haefg OIA. Haefg OZA capat cjpasaoi paca tfkpat efrajr atau easam. \fgajo jtu, haefg OZA duia capat cjkasuhhao hf cagak pjpa atau hnocujt dfojs PRL atau sagurao tfrtutup sfmjoiiao tjcah kucam kfodacj sasarao ijijtao tjhus cao apaejga aca jsngasj yaoi tfrhfgupas tjcah tfrsfotum gaoisuoi ngfm nraoi.
komponen instalasi penerangan 3 fasa